
Mengajarkan cara mengelola uang sejak dini bisa jadi bekal penting untuk masa depan anak. Apalagi sekarang sudah banyak pilihan bank digital untuk anak yang bisa membantu proses belajar ini jadi lebih mudah dan menyenangkan.
Dengan tampilan aplikasi yang simpel dan fitur yang ramah pengguna, anak bisa pelan-pelan memahami cara menabung, mencatat pengeluaran, sampai membagi uang sesuai kebutuhan. Semua bisa dilakukan tanpa ribet, cukup lewat ponsel dan diawasi orang tua.
Table of Contents
Kenapa Bank Digital Cocok untuk Anak Belajar Kelola Uang?

Sebelum memilih bank digital untuk anak, penting juga memahami alasannya kenapa pilihan ini dianggap tepat untuk membantu mereka belajar keuangan. Coba yuk, kita lihat.
1. Lebih Praktis dan Gampang Diakses
Bank digital bisa diakses kapan saja lewat ponsel tanpa harus datang ke kantor cabang. Buat anak, ini bikin belajar mengelola uang jadi lebih simpel dan nggak ribet.
2. Fitur Budgeting yang Menarik
Banyak bank digital punya fitur khusus buat atur budget. Semacam kantong‑kantong untuk nabung, belanja, atau donasi. Anak jadi belajar cara memisahkan uang sesuai tujuan, bukan dihabiskan begitu saja.
3. Tanpa Biaya Admin yang Berat
Sebagian besar bank digital nggak potong saldo buat biaya admin bulanan. Ini penting buat anak yang uangnya masih belum terlalu banyak, jadi nggak habis percuma. Semua uang yang mereka tabung benar‑benar bisa dimanfaatkan atau dikembangkan.
Baca juga: Jadi Nasabah Prioritas Bank, Apa Sih Syarat dan Keuntungannya?
Daftar Bank Digital untuk Anak Coba Kelola Uang

Nah, sudah tahu apa keuntungannya belajar kelola uang dengan bank digital, sekarang saatnya melihat beberapa pilihan bank digital untuk anak yang bisa dicoba untuk belajar mengelola uang.
Perlu diingat, rata‑rata bank digital tetap mensyaratkan pemilik akun punya KTP dan minimal berusia 17 tahun. Jadi, untuk anak yang masih di bawah umur, sebaiknya rekening dibuka atas nama orang tua dulu sambil mereka belajar cara menggunakannya dengan benar. Dengan begitu, anak tetap bisa merasakan pengalaman mengatur uang sendiri tapi tetap aman dan diawasi.
1. blu by BCA Digital
blu cocok banget buat anak yang baru mulai belajar pegang uang sendiri. Fiturnya sederhana tapi berguna.
Di sini ada “kantong” yang bisa dibikin sendiri untuk memisahkan uang. Jadi misalnya bikin kantong untuk jajan, tabungan, atau beli barang impian. Semua serba online lewat aplikasinya dan nggak ada biaya admin yang bikin saldo terkuras. Selain itu, laporan keuangannya juga jelas dan gampang dipahami.
2. SeaBank
SeaBank ini termasuk bank digital untuk anak yang ringan dan gampang dipakai, jadi banyak remaja suka. Keunggulannya, bunga tabungannya masuk harian dan saldo nggak kepotong biaya admin. Cocok buat yang pengin lihat uangnya pelan‑pelan bertambah tiap hari.
Aplikasinya juga simpel, nggak ribet, jadi anak cepat paham cara pakainya. Selain itu, mudah banget kalau mau top‑up ShopeePay atau belanja online. Jadi sambil belajar, anak juga bisa praktik cara transaksi aman di e‑commerce.
3. Line Bank
Line Bank punya tampilan warna‑warni yang bikin suasana belajar jadi lebih fun. Fiturnya lumayan lengkap buat belajar kelola uang secara sederhana. Bisa buka tabungan, deposito, dan cek mutasi harian dengan cepat. Cocok buat anak muda yang suka desain lucu tapi tetap fungsional.
Aplikasinya juga cepat, nggak berat, jadi nyaman buat pemula yang baru kenal dunia perbankan digital. Orang tua bisa sambil mengawasi sambil memberikan arahan kalau anak baru pertama pakai.
4. Bank Jago
Bank Jago adalah salah satu bank digital untuk anak yang dikenal dengan fitur “kantong” yang fleksibel, sangat berguna buat belajar budgeting. Misalnya untuk sekolah, jajan, nabung, atau beli hadiah buat diri sendiri. Semuanya bisa diatur dari satu aplikasi, mudah dan jelas.
Aplikasi ini juga nggak ada biaya admin, jadi uang anak tetap utuh. Bisa dihubungkan juga ke GoPay, jadi lebih praktis buat transaksi harian. Dari segi edukasi, ini bagus karena anak belajar menyusun prioritas keuangan.

5. TMRW by UOB
TMRW punya pendekatan yang unik dengan gamifikasi, bikin belajar keuangan lebih seru. Ada fitur insight yang otomatis bikin laporan pengeluaran jadi lebih jelas. Cocok buat anak yang visual, karena tampilannya penuh warna dan menarik. Anak bisa belajar lihat pola belanja dan cari cara buat hemat.
Selain itu, mereka juga bisa atur bujet bulanan dengan cara yang simpel. Aplikasi bank digital untuk anak ini juga cukup ringan.
Baca juga: Menghindari Upaya Pembobolan Rekening Bank, Lakukan 6 + 3 Cara Efektif Ini
Memilih bank digital untuk anak bisa jadi langkah awal yang baik untuk membiasakan mereka mengatur uang sendiri dengan cara yang aman dan praktis.
Meski kebanyakan masih membutuhkan KTP dan usia minimal 17 tahun, bukan berarti anak yang lebih muda tidak bisa belajar. Orang tua tetap bisa membuka rekening atas nama sendiri lalu mendampingi anak dalam prosesnya.
Dengan cara ini, anak tetap mendapatkan pengalaman nyata sambil tetap berada di bawah pengawasan. Semoga daftar yang sudah dijelaskan tadi bisa membantu menemukan pilihan yang paling pas untuk kebutuhan belajar si kecil ya.
Yuk, belajar mengelola keuangan dengan lebih baik lagi! Ikuti kelas-kelas finansial online QM Financial, pilih sesuai kebutuhanmu.
Follow juga Instagram QM Financial, untuk berbagai tip, informasi, dan jadwal kelas terbaru setiap bulannya, supaya nggak ketinggalan update!




