Memilih perusahaan atau emiten sebenarnya bisa kita lihat dari bagaimana prospeknya ke depan dengan industri perusahaan tersebut serta kondisi makro ekonomi negara kita.
Saat ini Indonesia adalah negara berkembang yang menjadi tempat “larinya” uang para investor asing dari Eropa dan Amerika Serikat. Indonesia bahkan diprediksikan menjadi negara dengan output ekonomi terbesar ketiga di dunia setelah China dan India. Dengan data ini, kita bisa melihat bahwa Indonesia memiliki prospek yang cerah ke depannya.
Capital flow in tidak hanya di pasar modal atau pasar keuangan saja. Investasi riil juga mengalami kenaikan pesat pada Penerimaan Modal Asing (PMA). Dana investasi digunakan untuk program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3I) yang sudah banyak groundbreaking. Dan masih banyak proyek yang akan dilaksanakan kedepannya. Karena MP3I cakupan wilayahnya adalah seluruh Indonesia, maka akan ada banyak pembangunan infrastruktur meliputi jalan raya, jalan tol, pelabuhan, bandara, rel kereta api, jembatan, pembangkit listrik, dan lainnya.
Dengan hadirnya investor asing berinvestasi di pasar modal Indonesia, hal ini membuat harga saham pun berpeluang naik untuk ke depannya. Dan kita sebagai warga negara Indonesia seharusnya ikut andil dan turut serta meraup keuntungan di kondisi seperti ini.
Dibawah ini adalah grafik pergerakan Indeks MSCI (Indonesia, Dunia dan Emerging Market) dan Emas untuk jangka waktu 20 tahun dengan investasi awal $100.
Sumber : Twit dari @hotradero
Dari grafik tersebut, bisa dilihat kalau pergerakan indeks MSCI Indonesia meninggalkan jauh Indeks MSCI dunia, Emerging Market dan Emas. Ini adalah fakta bahwa betapa impresif-nya pasar modal kita. Maka tidak heran kalau investor asing berinvestasi di Indonesia.
Beberapa industri emiten yang ikut bekontribusi dalam proyek MP3I.
- Semen. Industri ini akan meningkat seiringnya banyak proyek yang di bangun. Karena hampir semua infrastruktur membutuhkan semen untuk pembangunannya.
- Alat Berat. Ini adalah industri yang pasti dibutuhkan dalam pembangunan.
- Kabel. Untuk memperkuat infrastruktur dalam listrik, kabel adalah komponen penting.
- Kontraktor. Tanpa adanya kontraktor maka proyek tidak akan jalan. Untuk MP3I kontraktor yang digunakan adalah kontraktor BUMN.
Pengecekan terhadap laporan keuangan emiten yang termasuk dalam industri di atas bisa di lihat di Bursa Efek Indonesia, Bloomberg dan Yahoo Finance. Saat ini sangat mudah untuk mendapatkan data dan berita perihal perkembangan emiten, perkembangan industri ataupun ekonomi. Saat ini banyak sekali forum yang mendiskusikan mengenai saham dan Anda pun dapat mengikutinya untuk belajar dan berdiskusi.
Saya sarankan untuk menyiapkan dana tersendiri belajar investasi di saham ini. Jangan menyabotase investasi rutin seperti Dana Pensiun, Dana Pendidikan Anak, dan lainnya.
Goodluck!
Gugi |Sales| @gugiabdel
Artikel terkait:
Related Posts
Kredit untuk Renovasi Rumah, Emang Ada Ya?
pic from gettyimages Rumah adalah cerminan dari kemandirian, mungkin itu yang orangtua saya pikirkan dulu, sampai-sampai mereka memberikan syarat, “Kalau mau menikah, punya rumah dulu!”. Akhirnya saya...
Fancy Baby Stuff VS Education Fund
pic from gettyimages Menjadi orangtua bukanlah pekerjaan mudah dan membutuhkan pembelajaran seumur hidup untuk membentuk manusia seutuhnya. Buat orangtua baru, ini adalah pengalaman mengasyikkan,...
Plus Minus Perjanjian Pranikah
pic from gettyimages Beberapa bulan yang lalu secara tidak sengaja saya bertemu senior saat kuliah. Kami bertemu pada suatu acara yang diselenggarakan oleh bank asing tempatnya bekerja. Kami pun sempat...



India diperkirakan akan menggeser posisi cina dalam hal pertumbuhan ekonomi di Asia